SEPARUH LEBIH WISUDAWAN UIN ANTASARI MENYANDANG PREDIKAT CUMLAUDE

Hits: 61

Kpiantasari.info – UIN Antasari Banjarmasin telah menggelar prosesi upacara wisuda sarjana ke-76 dan berpose ke-46. Sebanyak 372 wisudawan sudah resmi dinyatakan lulus oleh Rektor Prof Dr. H. Mujiburrahman, pada Rabu 21 Juni 2023 bertempat di Gedung Serbaguna kampus 2 UIN Antasari, Banjarbaru.

Dalam pelaksanaan wisuda ini, dari 372 wisudawan, sebanyak 6 wisudawan mendapatkan predikat kelulusan “Memuaskan”, 175 wisudawan mendapatkan predikat “Sangat Memuaskan” dan predikat kelulusan “Pujian” terdapat 191 orang wisudawan. Hal ini, didapati sebagian lebih yang menyandang predikat “Pujian” untuk lulusan sarjana, magister dan doktor. 

Rektor UIN Antasari, Prof Mujiburrahman dalam pidatonya menyampaikan harapan kepada alumni agar kreatif, memberikan manfaat bagi masyarakat dan tetap bergerak tidak menunggu hujan dari langit serta tekanan kepada seluruh mahasiswa agar fasih dalam berbahasa asing. Nantinya, pelaksanaan wisuda sarjana serta magister dan doktor ini akan dibatasi jumlah kuota pesertanya agar pelaksanan wisuda mudah diatur dan fleksibel.

“Yang pertama kali ini kami wisuda dengan jumlah yang tidak terlalu banyak dan mungkin ini yang lebih manageable ya. Di beberapa pengalaman ini, ada rencana kami membatasi kuota, sehingga frekuensinya tergantung kuota. Kalau kuotanya terpenuhi ya sudah. ​​Kemarin kan 3 kali sudah cukup , tahun ini mungkin 4 kali, kita lihat nanti tergantung beberapa yang terpenuhinya kuota dan ini akan lebih bisa diatur.Kemudian yang kedua, harapan kami kepada para alumni kreatif, tidak menunggu hujan dari langit tetap bergerak dan bermanfaat bagi masyarakat apapun itu dan kalau bisa memberikan manfaatnya tentunya maka akan kembali kepada diri sendri”. ucap Rektor Prof Dr. H. Mujiburrahman.

Total alumni UIN Antasari bersama-sama dengan wisuda kali ini sudah tercatat 29.017 orang lulusan program doktor (S3), magister pascasarjana (S2), sarjana (S1) serta diploma (D2 & D3) sejak berdirinya UIN Antasari pada tahun 1964.

Penulis: Amalia Putri